Remember me

Kesehatan gigi adalah salah satu aspek penting dalam menjaga kesehatan fisik dan psikologis. Tentunya setiap orang mengetahui bahwa perawatan gigi yang baik dapat mempertahankan gigi lebih lama di dalam mulut. Seringkali, penyakit yang dimulai dari gigi atau di dalam mulut, dapat mempengaruhi kerja sistem imun, yang akan menjadi masalah seiring dengan bertambahnya umur.

 

Bau Mulut

Masalah gigi yang sering terjadi pada suatu populasi masyarakat, adalah bau mulut. Bau mulut disebut juga halitosis, adalah suatu gejala dari buruknya kesehatan gigi. 85% orang dengan bau mulut, memiliki masalah kesehatan gigi. Banyak faktor yang dapat menyebabkan bau mulut, jadi jangan terlalu mudah menebak penyebabnya dan memperbaikinya. Penyakit gusi, gigi berlubang, mulut kering, bakteri pada lidah, dan kanker mulut dapat menyebabkan halitosis. Seseorang dengan bau mulut sebaiknya konsultasikan dengan doker giginya.

Monday, 25 August 2014 00:00

Merawat Senyum Anak

Written by

Senyum yang indah adalah hasil dari keadaan gigi dan mulut yang sehat. Peneliti mengatakan bahwa anak dibawah umur 7 tahun harus dimonitor dengan baik oleh orang tuanya agar anak tersebut terjaga kebersihan mulutnya dan mendapatkan perawatan yang tepat oleh dokter gigi.

Dokter gigi menyarankan agar pasta gigi untuk anak di bawah umur 3 tahun harus mengandung 1.000 ppm fluoride, sedangkan untuk anak di atas umur 3 tahun sebaiknya menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride 1.500 ppm

Melalui gingivoplasty, dokter gigi akan membentuk ulang gusi melalui pembedahan. Umumnya, prosedur ini dilakukan oleh periodontist. Gingivoplasty seringkali dilakukan bersamaan dengan gingivectomy, dimana terjadi pembuangan jaringan gusi yang lembek. Prosedur ini dilakukan pada pasien yang mengalami penyakit gusi yang parah, seperti periodontitis. Dengan dilakukannya gingivoplasty, dokter gigi akan menyingkirkan jaringan gusi yang berlebihan. Seringkali, pasien dengan jaringan gusi yang berlebihan mengalami kesulitan berbicara dan makan dengan baik. Selain itu, jaringan gusi yang berlebihan juga terlihat kurang baik (tidak estetik). Bila jaringan gusi berlebihan, biasanya akan terdapat pocket antara gigi dan gusi. Kemudian, partikel-partikel makanan akan mudah sekali terjebak di dalam pocket dan pasien pada akhirnya menderita infeksi dari bakteri yag terdapat di dalam gusi. 

Sebelum dilakukan gingivoplasty, sebaiknya didahului dengan scaling untuk menghilangkan plak dan karang gigi. Dalam melakukan gingivectomy / gingivoplasty, pasien akan dianastesi terlebih dahulu, lalu gusi akan dibentuk ulang dengan alat yang disebut scalpel. Pada prosedur yang lebih canggih, proses ini dilakukan dengan meggunakan laser atau intrumen electrosurgical lainya. Setelah pembentukan gusi selesai, gusi akan ditutup dengan gingival pack dan pasien sebaiknya makan makanan yang lunak terlebih dahulu selama 10-14 hari setelah pembedahan, agar menghindari infeksi.

Setelah gingivoplasty, jaringan gusi menjadi sangat rentan, dapat terasa nyeri, dan terkadang pasien tidak dapat menjaga kebersihan mulutnya, bahkan dengan menggunakan sikat gigi atau pasta gigi. Jadi, sebaiknya sarankan pasien untuk berkumur dengan air setiap sesudah makan dan menggunakan obat kumur antibakteri saja daripada menggunakan sikat gigi dan pasta gigi yang akan membuatnya nyeri. Infeksi gusi harus dihindari dengan berbagai cara dan pada pasein yang telah melakukan gingivoplasty, perlu diingatkan bahwa periode penyembuhan adalah sekitar 3 sampai 4 bulan.

 

Page 1 of 4

Kabar GGC

Dapatkan info terkini dalam kedokteran gigi, termasuk jadwal seminar

captcha 

Group Kedokteran Gigi

View all groups

Hubungi GigiGeligi

0878.7118.9191

Customer.Care@GigiGeligi.Com
Bumi Serpong Damai, Tangerang
 
   This seal is issued to gigigeligi.com by StopTheHacker Inc.
 
Our Partner
Dentsoftware, India | +91 77 367 67 367